Kapan waktu yang tepat untuk menikah? Semua kembali ke kamu dan pasanganmu. Menikah di usia muda dan tua punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun kali ini Hipwee akan memberikan alasan kenapa menikah di usia muda akan membawa dampak baik bagi hidupmu. Mau tahu kenapa?
1. Buat Apa Menunggu Jika Kalian Sudah “Klik”?

Buat apa menunggu kalau sudah ada yang cocok? via martinskikulis.com
Walau masih muda, mengapa harus menunggu lebih lama kalau memang sudah menemukan pasangan yang tepat? Toh menikah sekarang atau nanti, kamu tetap akan menjalani kehidupan rumah tangga bersama dia. Justru dengan menikah lebih awal, kamu dan dia punya banyak kesempatan untuk membangun hidup bersama.
2. Secara Ilmiah, Kamu Akan Lebih Bahagia

Riset mengatakan mereka yang menikah muda akan lebih bahagia via stories.my
Dalam penelitian yang sama, perempuan yang lebih bahagia adalah mereka yang menikah pada usia 24-26 tahun. Jika secara fakta ilmiah saja menikah muda bisa membuatmu lebih bahagia, maka kenapa tidak? Siapa sih yang tidak bahagia kalau hal pertama yang dilihat selepas bangun tidur adalah wajah orang yang paling dicintai?
3. Laki-Laki yang Menikah Muda Akan Menghasilkan Lebih Banyak Uang

Laki-laki yang menikah akan punya semangat kerja tinggi via www.profoto.com
Barangkali semangat kerja muncul karena sudah ada keluarga yang harus dibiayai di rumah. Produktivitas laki-laki yang sudah menikah juga bisa meningkat karena dia sudah tidak lagi repot memikirkan kebutuhan domestik. Secara tradisional, sudah ada istri yang mengurus semua keperluannya.
Semangat dan produktivitas kerja yang lebih baik memang bisa datang dari komitmen di depan Tuhan. Masak kamu mau sih membiarkan orang yang sudah kamu janjikan akan dirawat sepenuh hati hidup susah?
4. Kalian Akan Menemukan Diri Masing-Masing, Bersisian

Menemukan diri sendiri tapi tetap saling mendampingi via sapphirebluepurpleworld.wordpress.com
Banyak orang memilih untuk tidak punya pasangan romantis pada fase ini, karena enggan diributkan dengan drama percintaan.
Memutuskan menikah muda akan membuat kamu memiliki seseorang yang mendampingimu dalam perjalanan tersebut. Mana sih yang lebih menyenangkan, galau sendirian atau galau tapi didampingi orang yang kamu cintai?
Menikah muda dengan orang yang tepat tidak akan menghalangi kesempatanmu untuk melakukan pencarian diri. Malah kehadiran pasangan bisa membantumu untuk mengeluarkan sisi terbaik dalam dirimu yang belum kamu tahu.
5. Belajar Bertanggung Jawab Lebih Awal

Menata hidup berdua membuat kalian belajar bertanggung jawab via www.weddingguideasia.com
Hey, cepat atau lambat kamu tidak bisa terus lari dari kehidupan dewasa. Suatu hari, hal yang kamu hindari juga akan kamu hadapi.
Menikah di usia muda akan membuatmu lebih dewasa dan bertanggung jawab terhadap hidup. Bagaimana tidak, menikah biasanya identik dengan berhentinya sokongan finansial dari orang tua. Kamu dan pasangan harus menyiasati segala permasalahan hidup berdua.
Kalian akan tertawa dan merasa seperti sedang main rumah-rumahan saat belanja bulanan. Kamu dan dia menata rumah kontrakan kalian dengan perabot seadanya. Walau konyol, tapi dari sinilah kalian akan belajar bahwa membangun hidup memang tidak mudah.
6. Gak Peduli Kapan Menikahnya, Setiap Pernikahan Pasti Akan Ada Masalah

Masalah dalam pernikahan akan tetap ada via truephotography.com
Malahan dengan menikah muda, perbedaan dan friksi bisa diatur sejak awal. Ketidaksepahaman bisa diatasi dengan lebih baik. Karena kamu dan pasangan akan membangun hidup dari nol bersama. Menikah muda atau menunda pernikahan, semua masalah pasangan menikah juga akan menghampiri kalian kok.
7. Malah Lebih Bebas Bersenang-Senang Bersama

Bebas senang-senang berduaan via janisratnieks.blogspot.com
Mau pulang subuh kek, mau cium-cium kek — SAH! Kan udah suami istri.
Menikah di usia muda memberikan kalian kesempatan seluas-luasnya untuk bersenang-senang bersama. Kalian masih muda, masih pengen mencoba banyak hal. Kamu dan dia bisa traveling ke Aljazair bersama, nonton konser artis indie kesukaan berdua, sampai naik gunung dan kemping.
Semua bisa kamu lakukan. Dengan aman dan tenang, karena sudah sah dan halal.
8. Kehidupan Seksual Kalian Akan Lebih Hot

Menikah muda memberikan kehidupan seksual yang lebih memuaskan via www.pinterest.com
Dalam penelitian yang sama juga terungkap bahwa penundaan pernikahan selama 4 tahun akan mengurangi frekuensi hubungan seksual pasangan itu sebanyak 1 kali tiap bulannya.
Apa sih yang lebih membahagiakan dari bisa mengekspresikan rasa sayang pada pasangan lewat berbagai cara? Halal pula.
9. Lebih Bisa Berkompromi Terhadap Perubahan

Kalian akan lebih mudah menerima perubahan dalam hidup via petitehousewife.wordpress.com
Dia punya karir yang telah dibangun, begitu pun denganmu.
Pasangan muda yang masih membangun karir dan haus terhadap petualangan akan menghadapi permasalahan diatas dengan berbeda. Kalau kamu menikah muda, kompromi atas perubahan rute hidup akan lebih mudah dilakukan.
Pindah kota? Hayuk aja! Toh kamu dan pasangan belum tahu kesempatan yang akan kalian dapatkan di tempat batu. Ganti pekerjaan? Boleh! Your old job sucks, anyway.
Kalian akan menjalani hidup yang dinamis dan penuh tantangan. Dengan tetap dipenuhi cinta, tentunya.
10. Kalian Akan Menghasilkan Anak yang Oke

Kalian bisa menghasilkan generasi yang oke via www.rememberphotovideo.com
Padahal sel telur yang baik adalah cikal bakal anak berkualitas. Menikah muda membuatmu dan pasangan punya kesempatan lebih besar untuk menghasilkan keturunan dengan kualitas oke.
Selain kondisi tubuh yang prima, usia muda juga memberimu kesempatan lebih luas untuk menyesuaikan diri saat anakmu lahir. Kalau kamu ingin jadi full stay home-mom sampai anak usia 5 tahun, membangun bisnis di usia 25 masih lebih masuk akal dibanding resign dari posisi manager di usia 35.
Di usia muda, kesempatan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan selepas anak lahir akan lebih besar kamu dapatkan.
11. Bisa Jadi Orang Tua Gaul

Jarak usia yang relatif dekat bisa bikin kamu jadi ortu gaul via trendbleeper.com
Hubungan yang dekat antara orang tua dan anak akan lebih mudah terjalin saat jarak umurnya tidak terlalu jauh. Anakmu akan PD aja bawa temannya ke rumah, karena Bapak-Ibunya masih muda dan gaul. Kamu dan pasangan juga sudah cukup melek teknologi untuk mengawasi kegiatan anakmu di media sosial. All win!
12. Punya Kekuatan Untuk Membiayai Anak Sampai Tuntas

Kalian bisa membiayai anak-anak sampai tuntas via prologuepictures.sg
Menikah muda tidak hanya membawa keuntungan bagi kebahagiaanmu dan pasangan. Tapi juga memberikan keadilan pada calon-calon anak kalian, orang tuanya akan lebih siap mendampinginya sampai benar-benar dewasa dan bisa dilepas.
13. Gak Lagi Kesal Saat Ditanya, “Kapan Nikah?”

Kapan jarinya dicincinin, mblo? via sapiperjaka.com
- Kapan punya anak?
- Kapan nambah anak?
- Anaknya mau disekolahin dimana nanti? (padahal anakmu masih bayi 2 bulan)
Kapan mati?
14. Rasa Pacaran, Tapi Status Halal

Masih kayak pacaran, tapi udah halal via callanrobison.com
Semua kesenangan ala anak muda masih bisa kalian nikmati. Bedanya, sekarang semua udah nggak perlu lagi dilakukan dengan kehati-hatian karena takut melanggar norma kesopanan masyarakat.
Kalian masih berasa pacaran, tapi sudah halal bobo cantik berdua. Sudah bebas saling sayang tanpa batas kain dan sehelai benang. Ekspreksi cinta terhadap pasangan lebih bebas kamu tampilkan.
15. Kalian Akan Lebih Sulit Untuk Saling Meninggalkan

Kebersamaan panjang akan jadi kekuatan untuk menghadapi masalah via www.alisonmayfield.com
Kalian telah menghadapi banyak momen dan permasalahan bersama. Bahkan dengan menikah muda bisa dibilang kalian tumbuh dewasa bersama. Ketika ada masalah yang potensial membuat kamu dan dia berpisah, pendampingan dan kebersamaan panjang akan jadi pengingat bahwa hubungan ini layak untuk terus diperjuangkan.
Apakah alasan-alasan diatas cukup membuatmu yakin untuk menikah muda? Atau kamu masih percaya bahwa status lajangmu saat ini akan lebih banyak membawa kebaikan? Semua terserah padamu. Hipwee hanya berharap agar apapun keputusanmu, kamu akan tetap bahagia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar